Perbedaan Agen Properti Dengan Broker Atau Calo

agen properti

Kalian pernah menjual rumah menggunakan jasa agen atau broker? Apakah kalian sudah tahu perbedaan antara keduanya? Meskipun sama-sama menawarka atau menjual hunian tapi di saat kalian melakukan pembicaraan pasti ada perbedaanya.

Saran saya lebih baik menggunakan jasa agen properti bukan calo karena seorang pemasaran yang professional tidak pernah meminta biaya di awal dan semua itu sudah di atur oleh badan usaha dimana mereka bekerja sebagai marketing pemasaran.

Calo adalah seseorang yang menawarkan sesuatu atau properti namun meminta bonus dari hasil penjualannya atau menaikkan harga hunian tersebut untuk bonusnya. Yang seperti ini dinilai tidak professional dan tidak berdiri di bawah badan usaha atau bisa di bilang bahwa broker berdiri sendiri dengan mengandalkan listing iklan rumah dijual yang mereka dapatkan dari berbagai sumber. Apalagi sekarang ini mendapatkan properti dijual sangat mudah karena banyaknya media-media online yang bergentayangan pada dunia maya internet.

Secara singkat seperti itulah perbedaannya, kalian perlu mengetahui seperti apa broker bekerja dan kalian juga harus tahu betapa untungnya menggunakan jasa agen properti. Seorang pekerja pemasaran yang professional dan berdiri di bawah badan usaha atau perusahaan yang mengatur segala perbuatan dan tingkah laku terhadap klien sehingga semua prilakunya memiliki perjanjan yang sah terhadap perusahaan.

Jual rumah menggunakan jasa broker atau calo jelas sangat tidak menguntungkan karena mereka mengambil keuntungan yang cukup besar. Mereka melakukan itu karena mereka berdiri sendiri tidak dapat bonus dari perusahaan sebagai lembaga yang memberikan kesejahteraan kepada mereka. Melakukan markup pada properti dijual dan meminta bonus kepada si penjual, itulah yang biasanya di lakukan oleh para broker. Sangat tidak di sarankan untuk menjual properti menggunakan broker seperti ini.

Sebenanrnya tidak masalah menjual hunian dengan menggunakan broker semuanya tergantung pada anda. Disini penulis hanya menegaskan bahwa pemasaran marketing properti seperti ini tidaklah professional dan tidak di payungi oleh hokum jadi cukup beresiko.

Kelebihan Seorang Agen Properti

Melakukan pemasaran dengan menjual properti merupakan keahlian dari seorang agen. Mereka di bekali ilmu pengetahuan pada saat berkuliah. Semua universitas manajemen pemasaran memiliki strategi-strategi untuk memberikan pelayanan atau pemasaran terhadap mahasiswanya sehingga mereka bisa di sebut sebagai agen professional.

Yang perlu kalian ketahui adalah seorang pemasaran yang resmi sebenarnya tidak menjual properti melainkan menjual informasi produk yang mereka jual. Misalnya properti di Depok, mereka akan memberikan penjelasan mengenai spesifikasi bangunan, akses menuju hunian tersebut, fasilitas pendukung dan sebagainya. Itulah yang mereka jual bukan properti seperti yang broker lakukan. Hal ini di karena mereka memiliki ilmu pengetahuan dan strategis yang lebih jitu di bandingkan broker.

Paling penting menggunakan jasa mereka yang professional bahwa mereka memiliki jaringan network seperti notaris, BPN, bank dan lain sebagianya yang bersangkutan dengan jual beli properti. Dengan demikian anda tidak perlu lagi repot-repot mencari notaris dan sebagainya ketika terjadi transaksi jual beli properti.

Broker Properti Sukses

Seorang broker properti ada juga yang sukes, seperti yang saya katakana di atas sebenarnya sah-sah saja untuk menggunakan jasanya. Seorang broker tentunya juga memiliki strategi jitu untuk melakukan properti yang mereka jual. Namun mereka menjual properti bukan informasi seperti agen sehingga banyak juga calon pembeli atau kliennya yang tidak nyaman dengan adanya broker ini.

Kebanyakan broker juga sebenarnya berawal dari seorang agen. Mereka keluar dari perusahaan atau kantor pemasaran resmi dan mulai berdiri sendiri sehingga tidak heran jika banyak melihat broker yang sukes menjual properti-properti mewah di Ibukota Jakarta.

Dari informasi ini bisa kalian lihat betapa beratnya persaiangan dalam menjual properti di Indonesia, hal ini di karenakan negara kita memiliki prospek bagus dalam mengembangkan dunia properti. Semua cara sebenarnya boleh-boleh saja di lakukan untuk melakukan properti dijual namun segala resiko bisa di tanggung masing-masing. Lebih baik menggunakan cara-cara dengan prosedur yang sudah di atur oleh badan usaha atau kantor pemasaran resmi. Untuk lebih jelasnya mengenai ini bisa kalian lihat pada website yang membahas ini semua yaitu bookhelpweb. Semua keputusan berada di tangan anda, akses websitenya dan dapatkan informasi berharga untuk menjadi seorang marketing handal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *